Abraham Umar Al Fatih adalah nama anak yang keempat. Dia anak laki-laki bungsuku yang memberikan banyak pelajaran. Secara medis, kondisi kesehatan tidak terlalu baik karena vonis dokter Meita Damayanti, Sp.A di RS Hasan Sadikin Bandung pada tanggal 22 Oktober 2016 bahwa diyakini anak ini mengidap cerebral palsy, suatu kondisi kerusakan otak yang menyebabkan masalah pada fungsi perkembangan motoriknya. Sungguh pun aku seorang Apoteker tetapi diagnosa cerebral palsy belum pernah menemukan kasus serupa selama buka apotek dalam tiga belas tahun terakhir. Jadi beruntung saat penegakkan diagnosa menemui dokter spesialis ditemani kawan baik sama-sama alumni SMA negeri 3 Bandung yang sudah sering berinteraksi dengan lingkungan yang memiliki anak berkebutuhan khusus.
Karena belum paham dan lambat mencari informasi, maka kondisi kejiwaan tetap stabil dan cenderung berpikir bahwa betul Allah Ta'ala itu Mahasempurna karena dengan diagnosa itu, Abraham Umar Al Fatih tetap hidup dan berkembang.
Beberapa kawan menggalang bantuan bagi Abraham, bahwa kondisi anak ini akan membebani finansial keluarga dikala baru saja melangkah hijrah menuju kebaikan. Suami berhenti dari pekerjaannya di hotel, dan melanjutkan dengan merintis usaha bersama teman.
Mencari informasi tentang cerebral palsy tidak banyak dikerjakan, juga bagaimana penanganannya sebab khawatir malah membuat jiwa rapuh. Sempat sulit tidur, tapi ketemu https://kliniksusahtidur.wordpress.com jadi semua lebih terkendali setelah saya berkonsultasi beberapa kali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar